Warta MI Cepokolimo-Perpustakaan merupakan salah satu fasilitas penting yang harus dimiliki oleh madrasah atau sekolah. Salah satu ciri siswa yang cerdas dan kreatif adalah siswa yang mempunyai minat baca yang tinggi, haus ilmu pengetahuan.
Madrasah sebagai lembaga pendidikan tentunya mengetahui dan berharap dapat memberikan pelayanan pendidikan dan fasilitas yang memadai termasuk gedung perpustakaan dan koleksi bukunya kepada anak didik. Minimal ada rak rak buku atau lemari buku teks bacaan atau buku materi pelajaran. Bukunyapun tidak harus baru dan mahal. Semua sesuai dengan kemampuan madradah.
Akan tetapi tidak semua madrasah mempunyai kesempatan dan kemampuan mengelola sebuah perpustakaan. Sehingga hampir tidak pernah tersentuh dalam program peningkatan perpustakaan.
Tentunya ini bukan hanya masalah milik madrasah sebagai lembaga pendidikan saja yang perlu dicarikan solusinya. Tetapi menjadi tanggung jawab bersama antar stake holder terutama peran pemerintah melalui kemenag sebagai institusi resmi yang bertanggung jawab terhadap pendidikan di madrasah.
Tahun 2020 kemenag pernah mengadakan seminar nasional kepustakaan secara virtual yang diikuti oleh seluruh pustakawan madrasah di Indonesia. Meski hanya seminar online tetapi bagi madrasah kecil di pelosok tanah air mulai ada harapan akan masa depan perpustakaannya.
Di tahun 2021 ini ada program lanjutan pemerintah melalui pendataan perpustakaan. Ini tentunya perlu ditindak lanjuti dengan program program lain semisal bimtek tenaga pustakawan serta bantuan fisik berupa buku, majalah dan kelengkapan lainnya. (Agus Santoso)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar